FOOD VERANDA FESTIVAL 2011, THE TAMAN DAYU – PANDAAN


Dalam rangka memeriahkan Hari Raya Imlek 2562, Valentine Day sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1432H, kami akan mengadakan FOOD VERANDA FESTIVAL, dengan beberapa kegiatan antara lain Bazaar dan Pameran UKM, Pentas Seni, Al-Banjari dan pertunjukan Barongsai. Dengan tujuan lebih memperkenalkan Food Veranda sebagai tempat wisata Kuliner yang lengkap, bersih dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan, sekaligus sebagai sarana hiburan dan bermain anak-anak.

Di Food Veranda juga dilengkapi fasilitas free hotspot WIFI selama jam buka pk. 10.00 – 22.00 WIB. Sekaligus bersama UKM, anggota FKP3 dan beberapa perusahaan di Kab. Pasuruan untuk mempromosikan produk-produknya di acara ini.

Waktu dan Tempat.
Tanggal : 12 – 15 Pebruari 2011 (4 hari)
Jam : 10.00 – 21.00 WIB
Tempat : Food Veranda (Kompleks MILLENIA SQUARE)
The Taman Dayu – Pandaan – Pasuruan.

Acara meliputi
* Bazar & Pameran UKM : 12 – 15 Peb, pukul 10.00 – 21.00 WIB.
* Live Music : 12 – 15 Peb 2011, pukul 16.00 – 22.00 WIB.
* Dance : 12 & 13 Peb 2011, pukul 16.00 hingga selesai.
* Al Banjari : 15 Peb 2011 pukul 16.00 hingga selesai.
* Barongsai : 15 Peb 2011 pukul 17.00 – 19.00 WIB.

Selama acara Food Veranda Festival, seluruh stand yang ada di Food Veranda akan memberikan discount dan bonus-bonus menarik bagi pengunjung.

Info Lengkap : disini

Kedai Dengan Konsep Inspirasi


Kedai Jepun namanya, nama lain dari bunga kamboja sebagai salam terakhir untuk seseorang yang telah meninggal, kesadaran akan berperilaku harus cepat kita renungkan sebelum kita tiada, demikian maksud dari nama kedai yang dipakai oleh sang pemilik, “berperilaku baik sebelum meninggal, musti kita sadari dari sekarang, maka saya ngasi’ tempat yg tepat buat merenung, dan sebagai tempat mencari inspirasi lewat ketenangan suasana”, tutur sang pemilik Eko Yuliono, 31.

Berletak di Jl. Gunung Penanggungan Ledok Tani, Candiwates – Prigen, pengunjung akan disuguhi suasana asri dari sebuah Kedai, memiliki akses masuk 3 km dari perempatan Kasri hingga bertemu Masjid Baitur Rochman, masuk ke gang sejauh 30 meter kita akan menemui kedai diantara hijaunya pemandangan desa yang tenang.

Dengan menyajikan masakan sate kelinci, ikan bakar dan menu lainnya, kedai ini mencoba membuat suasana yang tenang dengan redupnya sore hari dihiasi pernak pernik tradisional. Namanya saja kedai, tidak akan pas tanpa menu kopi di dalamnya, maka Eko sang pemilik mengunggulkan pula akan disediakannya menu kopi luwak, kopi bali, kopi lampung, kopi toraja dan kopi brotoseno yang diminati masyarakat akan kenikmatan rasanya.

Atas dasar konsep ketenangan untuk sumber inspirasi, kedai Jepun juga dihiasi dengan beberapa lukisan karya Bpk. Karyono, yaitu salah satu anggota Ikatan Guru Seni Pasuruan, ini menambah hangat suasana jika kita berkunjung kesana. Tapi tidak hanya untuk menghiasi saja, lukisan tersebut dan interior tradisional yang dipajang disana ternyata juga untuk dijual.

Kedai yang dibuka pada bulan Juli 2010 ini dulunya adalah sebuah peternakan kelinci hias, “dulu itu peternakan kelinci terbesar di Pasuruan” ungkap Eko, namun karena beberapa kendala, salah satunya dikarenakan sulitnya perawatan kelinci, eko memilih untuk gulung tikar dan membuka kedai kopi ini, “perawatannya bener bener sulit, dulu sempat mempekerjakan beberapa orang, sedangkan untuk kedai ini masih belum,” tambahnya. Namun Eko lebih nyaman dalam mengelola kedai ini daripada peternakan kelinci yang telah Ia tinggalkan.

Kelebihan lain dari kedai ini adalah bahan dasarnya, seperti ikan bakar yang diambil dari kolam yang disediakan ditempat, atau kelinci yang diambil dari peternakan dekat daerah situ, jadi dijamin segar. Kemudian, tiap sajian menu akan ditambah hidangan pencuci mulut berupa buah buahan segar, termasuk jika kita memesan kopi, akan diberi cemilan kacang sebagai pasangannya.

Reklame Roboh Oleh Angin Kencang


Cuaca mengalami perubahan, beberapa hari terakhir memang sudah diberitakan bahwa jawa timur telah dilanda hujan yang disertai angin kencang, hingga menyebar isu akan terjadinya gempa termasuk di Kecamatan Pandaan disekitarnya. Keadaan cuaca seperti ini tidak hanya menimbulkan gangguan, tapi juga dapat menimbulkan kerusakan. Gambar diatas menunjukkan bahwa angin kencang pada dini hari (10/1/2011) telah mengakibatkan kerusakan pada beberapa titik, diantaranya jalur Pandaan – Tretes.

Volume hujan yang dibawa angin kencang hari ini memang tidak telalu tinggi dibanding pada minggu minggu sebelumnya, namun angin yang berkecepatan 5 hingga 25 km per jam berdasarkan keterangan BMKG Tretes yang dikutip oleh Jawa Pos hari ini juga dapat merobohkan beberapa pohon yg berdiri. BMKG Tretes juga meminta warga untuk tetap waspada dan tidak percaya akan isu akan terjadinya gempa,  karena dalam perubahan cuaca kali ini hanya sekedar angin kencang saja.

SHOW BIKE to FESTIVAL ROCK


SHOW BIKE to FESTIVAL ROCK SE JAWA-BALI DJARUM COSTUMINATION
@ The Taman Dayu City Of Festival – Pandaan Kab.Pasuruan in 28 November 2010.
Time : 09.00 – till drop.

 

CONCEPT
– Kontes Modifikasi Motor
– Festival Musik Rock
– Entertainment
– Sexy Dancer
– Guest Star CREAM CARAMEL BAND
– Live DJ Performance

 

TEMPAT PENDAFTARAN :
– OTAK MUSIK STUDIO
Gg. Ledhok Petung Asri – Pandaan, Kab. Pasuruan – Jatim
– TREND MOTOR ACCESSORIES SHOP
Lawang – Jatim
– Radio Star FM
Pandaan

 

( Sumber : EFC Entertainment )

Job Fair 24-25 November 2010


Dinas Tenaga Kerja Sosial Dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan mengadakan bursa kerja yg bertempat di Taman Candra Wilwatikta – Pandaan, bagi anda yang berminat untuk berpartisipasi, bisa langsung menuju lokasi pada tanggal 24 dan 25 nopember 2010.

  • Formulir pendaftaran dapat diambil di Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan, Jl. Ir. H. Juanda No. 56 Pasuruan atau langsung menuju tempat pelaksanaan Job Fair (komplek Candra Wilwatikta) pada tanggal 24-25 Nopember 2010.
  • Pencari kerja mengisi formulir dan menyiapkan surat lamaran kerja yg dimasukkan ke dalam stopmap atau amplop kabinet (sesuai perusahaan yang dilamar).
  • Pencari kerja menukarkan blangko / formulir pendaftaran dengan tiket / karcis pendaftaran pada waktu pelaksanaan Job Fair.
  • Pencari kerja yang telah mendapat tiket diperkenankanuntuk dipanggil masuk dalam area sesuai dengan nomor urut.
  • Pencari kerja diberikan waktu kurang lebih 15 menit untuk menyerahkan semua lamarannya di dalam area Job Fair.
  • Selama menunggu antrian sesuai nomor tiket, diharapkan menunggu dengan tertib dan menjaga keamanan serta berpakaian rapi dan bersepatu.
  • Lamaran yang sudah diserahkan akan diseleksi oleh perusahaan yang bersangkutan.
  • Proses seleksi dan pemanggilan pencari kerja menjadi tanggung jawab dan kewenangan perusahaan.
  • Bagi pencari kerja yang membawa kendaraan diharapkan memarkir pada tempat yang disediakan petugas parkir.
  • Semua kehilangan barang / kendaraan bukan tanggung jawab panitia penyelenggara / Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Kabupaten Pasuruan.
  • Pencari kerja harus mematuhi semua peraturan tata tertib tersebut diatas.

Fenomena Laron Di Sepanjang Jembatan Porong


(14/10) Sore hari saat matahari tenggelam sudah tradisi bagi Laron untuk mencari cahaya lampu sewaktu musim hujan, dan kali ini terjadi pada jembatan Porong. jembatan yang menghubungkan Porong dan Gempol waktu itu tampak berbeda dikarnakan munculnya kerumunan oleh ribuan laron yg menggangu jalan raya, hingga tampak seperti kabut putih. Sebagian hewan tersebut ada yang menabrak dinding mobil dan motor yang melintas. Hal ini menyebabkan jalanan sedikit macet, karna bangkai laron yang terlindas dibadan jalan semakin banyak dan sedikit menjadi tebal. Beberapa kecelakaan kecil terjadi akibat licinnya badan jalan oleh hal tersebut. Menurut informasi warga setempat, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. “Entah kenapa baru malam ini ada laron begitu banyak dijalan.” keluh Fendy, salah seorang warga Gempol yang ikut terpeleset dengan motornya pada area tersebut.

lihat kiriman video kejadian

Rambu Rambu yang kurang di indahkan


Pemandangan yang sedikit meresahkan saat kita mulai melihat sekeliling kita. Rambu rambu yg jarang diperhatikan atau jarang dirawat, sebagai contoh tempat “ngetem” nya angkutan umum di perempatan Pandaan dan Kasri arah Tretes slalu disertai rambu rambu dilarang berhenti atau parkir. entah ini atas kurangnya perhatian warga pengguna jalan, kurang disiplinnya yg berwajib untuk menertibkan, atau memang rambu rambu itu hanya sebagai hiasan jalan. Bagaimana pendapat anda?