Ratusan Lukisan Indah yang Lepas Perhatian

Suatu gallery lukisan yang terisi dengan karya istimewa ini banyak diketahui khususnya masyarakat pandaan, masyarakat luas, bahkan mancanegara beberapa tahun yang lalu, tapi sekarang kenapa sebagian masyarakat pandaaan banyak yang bilang “Dimana?” saat kami bertanya tentang gallery yang pernah tersohor ini?

Padepokan Prapanca Pandaan, bertempat di Jl. Raya Candra Wilwatikta no.33 Klampok – Pandaan, yang berdiri hampir bersamaan dengan Taman Candra Wilwatikta sekitar tahun 1964 ini adalah gallery lukisan yang berisi ratusan lukisan, “Hampir 500 lukisan yang tersebar, meliputi yang ada di gallery maupun yg berada di tangan collector,” tutur Mas Harsoyo salah satu cucu pelukis yang menjaga gallery sampai saat ini bersama adik – adiknya. Kami disambut baik dan bercerita panjang tentang kisah gallery dan lukisan – lukisan yang dipajang disana.

Almarhum R. Istigno adalah nama yang dikenal sebagai seorang maestro, pendiri gallery dan menghasilkan karya yang menghiasi dinding – dinding gallery ini. Memiliki nama lengkap Raden Istigno Kartadidjojo yang lahir di Pati, Jawa Tengah. Beliau adalah pelukis yang mengangkat beberapa aspek yg bertema adat jawa, hingga beliau pernah dijuluki sebagai pelukis Jawa Adiluhung yang berarti budaya yang sangat indah. Tidak diragukan lagi keindahan hasil karyanya, karna beliau juga termasuk pelukis yang setara dlm satu zaman dengan pelukis ternama di Indonesia, Affandi. Pernah pula menghadiri acara sebagai Masterpiece dalam menyongsong Biennale Pasuruan 2007 (pameran seni rupa) yang diadakan di Tretes Raya Hotel.

Lukisan – lukisan tersebut telah mengikuti banyak pameran, diantaranya pameran Pengamat Seni Pierre Labrousse, Perancis. Dan karyanya juga diangkat dalam buku Autour De La Peinture A Java pada tahun 2005, buku ini pertama diterbitkan di Perancis. Ini juga menandakan bahwa terdapat banyak sekali masyarakat diluar sana yang sangat tertarik pada adat budaya jawa, termasuk budaya yang diceritakan almarhum lewat karya lukisannya. Terbukti hingga kini, ada beberapa warga asing dari Roma – Italy yang berkunjung di gallery.

Seistimewa itu lukisan yang diabadikan disana, tapi kenapa sekarang sepi? karna kita kurang tahu tempatnya, atau kita kurang tertarik akan keistimewaan budaya kita sendiri? padahal warga asing mengakui akan keindahan kebudayaan jawa.

“Karya almarhum R. istigno sangat banyak sekali. Namun, sudah banyak yang tidak terawat dikarenakan faktor usia lukisan dan lokasi yang tidak layak. Dulu pernah dijanjikan oleh Pemkab Pasuruan menjadi museum, namun hingga kini belum pernah terealisasikan.” Beberapa kalimat tersebut muncul saat kami bertanya Mas Harsoyo akan kepopuleran gallery saat ini. Memang saat ini gallery sudah tidak seutuh dulu, perawatan suatu karya besar tidak segampang yang orang lain bicarakan, tapi janji Pemkab itu meringankan, sayangnya belum pernah terealisasi.

“Gallery lukisan ini diakui Pemkab sebagai aset budaya Pasuruan, tapi saat ini memang tak pernah mendapat perhatian,” tambah Mas Harsoyo sembari menutup perjumpaan kami saat itu.

  1. thank’s & salut to konco2 di pandaan yang telah berhasil mengangkat suatu citra yang hilang di bumi pandaan. termasuk karya besar yang pernah ada di bumi pandaan.
    jangan besar hati dan terus bekarya tanpa ada rasa lelah,karena suatu keberhasilan tidak di lihat dari baik atau banyaknya pengunjung anda. namun keberanian ber ekpresi lewqat tuliusan itulah yang harus menjadi pemacu semangat konco2 di pandaan. PERJUANGAN TAKAN PERNAH BERHENTI BAGI DARAH-DARAH PEJUANG. SELAMAT BERJUANG PANDAANPAPER!!!!!!!!!!

    • terima kasih mas Aryo.
      kami berharap kami benar benar bisa mengangkat kembali citra suatu tempat yg pantas dibanggakan.
      tidak hanya dipandaan, namun di lokasi lain yg jg dapat kami temui.
      tapi kekurangan kami yang membatasi. tenaga dan ilmu kami masih awam,
      jadi mohon maaf jika terdapat beberapa tulisan kami yang mungkin belum sempurna.
      sekali lagi terima kasih atas dukungannya. karna masyarakat yang peduli seperti anda lah yang menjadi motivasi kami.

    • azizah sisca
    • September 25th, 2013

    tempat itu deket rumahku, dulu waktu kecil pas hari raya sering ke tempat itu, maklumlah sesama tetangga saling silahturahmi. disitu banyak banget lukisan kuno. bagus banget, ada yg kecil ada yg besar… masuk situ serem juga sih, soalnya banyak barang2 jadul terus ruangannya agak redup. aku baru tau juga tuh si pemilik tempat itu adalah sang pelukis hebat, aku pikir itu rumahnya kolektor lukisan… bangga juga jadi tetangganya hehehee. sekarang sih udah jarang kesitu malah ga pernah. tapi sangat disayangkan kalo janji2 mulu, tempat itu begitu berharga apalagi akhir2 ini Taman Candra Wilwatikta baru hidup ketenarannya kembali, yg tempatnya ga jauh juga sama tempat lukisan itu🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: